Waspada Penularan Campak
Campak (measles) adalah penyakit menular yang disebabkan oleh virus Measles morbillivirus. Penularannya terjadi sangat cepat, terutama melalui percikan air liur penderita saat batuk, bersin, atau berbicara. Virus ini dapat bertahan di udara hingga beberapa jam dan menular kepada orang lain yang belum memiliki kekebalan tubuh.
Penyakit ini umumnya menyerang anak-anak yang belum mendapat imunisasi lengkap, namun orang dewasa juga dapat tertular jika belum pernah mendapatkan vaksinasi campak. Gejala awal biasanya berupa demam tinggi, batuk, pilek, mata merah, dan bintik putih di dalam mulut (koplik spot). Beberapa hari kemudian muncul ruam merah di kulit yang menyebar dari wajah hingga ke seluruh tubuh. Meskipun terlihat seperti penyakit ringan, campak dapat menyebabkan komplikasi serius seperti radang paru (pneumonia), diare berat, radang otak (ensefalitis), hingga kematian, terutama pada anak dengan gizi buruk atau sistem kekebalan tubuh yang lemah.
Cara paling efektif untuk mencegah campak adalah melalui imunisasi campak-rubella (MR). Vaksin ini melindungi anak dari dua penyakit sekaligus — campak dan rubella — yang keduanya dapat menyebabkan dampak serius jika tidak dicegah. Imunisasi diberikan sesuai jadwal oleh petugas kesehatan, dimulai saat anak berusia 9 bulan. Selain imunisasi, menjaga pola hidup bersih dan sehat (PHBS) sangat penting, seperti mencuci tangan sebelum makan, menutup mulut saat batuk dan bersin, serta menjaga kebersihan lingkungan agar penyebaran penyakit dapat diminimalkan.
Apabila ditemukan gejala yang mengarah pada campak, masyarakat disarankan segera memeriksakan diri ke fasilitas pelayanan kesehatan agar mendapatkan penanganan sedini mungkin. Dengan deteksi dini, pengobatan, serta imunisasi lengkap, risiko komplikasi dapat diminimalkan.